8 Agama Tertua di Dunia, Ada yang Masih Eksis Hingga Sekarang

Agama tertua sampai saat ini menjadi acuan bahwa masyarakat di Indonesia telah memiliki instrumen untuk bisa memperlihatkan kepercayaan dan juga beberapa tempat ibadah. Kepercayaan sebagai satu kebutuhan untuk melihat pandangan dunia dan budaya saat ini bisa menjelaskan kepada dunia seperti apa pandangan manusia dan tatanan kehidupan yang selama ini dilakukan.

Cukup banyak agama di dunia yang mencapai angka 4.200 agama. Bahkan hampir semua agama memiliki mitologi, kemudian sejarah suci, simbol sampai tempat ibadah yang mana memberi penjelasan seperti apa makna kehidupan dan bagaimana asal usul kehidupan alam semesta.

Dari sekian banyak agama yang beredar di semua negara, ternyata ada informasi bahwa agama tertua di dunia ini juga memiliki catatan sejarah hingga literatur.

Banyak sumber informasi valid dan bukti mengenai cara pandang dari setiap agama yang berbeda-beda sehingga bisa dikatakan ada perolehan data untuk bisa kita lihat seperti apa daftar agama tertua yang mungkin Anda belum mengetahuinya.

Daftar Agama Tertua Di Dunia

  1. Brahmanisme

Dapat dikatakan Brahmanisme ini juga dikenal sebagai Weda Brahmanisme yang mana diketahui sebagai kepercayaan agama tertua di dunia karena sudah ada pada 8.000 sampai 6.000 sebelum Masehi.

Kemudian kepercayaan satu ini juga mengandalkan kekuatan alam yang mana diberikan dari para dewa dan para dewi. Bisa dikatakan ada beberapa daftar mulai dari Dewa Angkasa, Dewa Api, Dewa Matahari, dan Dewa Siwa dan lainnya. Banyak dewa ini menjadi salah satu indikator dimana Brahmanisme ini hampir sama seperti Hindu.

  1. Agama Hindu

Berikutnya masih ada salah satu agama yang dianggap tertua di bumi salah satunya agama Hindu. Dari agama satu ini juga diyakini sudah ada sejak 7.000 sampai 6,000 sebelum Masehi. Kemudian agama Hindu ini muncul setelah Brahmanisme dan HIndu juga memiliki kitab bernama Weda di India.

Agama ini dikatakan sebagai konversi dari Brahmanisme, sehingga menjadi satu cikal bakal agama Hindu saat ini yang kemudian menjadi salah satu agama dengan jumlah penganut terbanyak di dunia. Persebaran dari agama Hindu dimulai di lembah sungai Indus ataupun bisa dikatakan saat ini Pakistan modern. Kitab suci dari agama HIndu ini adalah Rig Veda yang usianya sudah mencapai 3.500 tahun.

  1. Kepercayaan Yahudi

Pada posisi ketiga ada kepercayaan Yahudi dimana agama ini muncul sejak tahun 6000 sebelum masehi. Kemudian Yahudi sendiri menjadi cikal bakal agama samawi baik itu Islam dan Kristen. Sampai saat ini penganut dari agama Yahudi ini sudah tersebar di seluruh penjuru dunia.

Kemudian dari jumlah penganutnya saat ini mencapai 18 juta orang lebih. Bahkan Yahudi ini dipercaya sebagai agama yang dibawakan oleh Nabi Musa yang secara langsung masih keturunan Nabi Ibrahim sebagai nenek moyang Yahudi. Nama kitab suci dari Yahudi ini adalah Taurat ataupun dikenal sebagai Tanakh dan Alkitab.

  1. Agama Buddha

Pastinya Anda sudah tidak asing lagi dengan agama Buddha yang mana sudah ada sejak tahun 2.600 sebelum Masehi. Kemudian kepercayaan ini sudah mendapatkan acuan dari kehidupan Siddharta Gautama. Kemudian Buddha juga menggelar beberapa potensi dari memajukan diri kemudian berkembang dari satu kesadaran.

Agama Buddha ini juga menjadikan candi sebagai satu tempat menjalankan ritual dan ibadah sesuai dengan tujuannya yakni memberi persembahan ke semua dewa. Sampai saat ini kepercayaan Theravada hingga Mahayana dan Vajravana menjadi salah satu tanda dimana ajaran Buddha hadir di kehidupan manusia.

  1. Zoroasterianisme

Masih ada kepercayaan bernama Zoroasterianisme yang mana menjadi satu agama yang sudah eksis sejak 1000 sampai 5000 sebelum Masehi. Kemudian agama satu ini juga dibawakan seorang nabi bernama Zarathustra.

Baca Juga:  Sejarah ASEAN dan Latar Belakangnya

Sedangkan agama ini berkembang cepat di Persia Kuno hingga saat ini masuk ke daerah Iran. Dari negara tersebut agama Zoroasterianisme ini juga disebut sebagai Mazdayasna hingga dikenal sebagai satu agama yang menyembah Ahura Mazda dengan artian Tuhan yang bijaksana.

  1. Konfuasianisme

Banyak konsep dari agama yang memberi nilai kepercayaan tinggi terhadap ajarannya. Bahkan dari Konfuasianimisme ini dikatakan tidak diaplikasikan ke kehidupan sehari-hari para pengikutnya. Hanya saja agama ini dikenal sebagai agama tradisional yang masih terorganisir seperti agama lainnya.

Diketahui dari penganut kepercayaan satu ini melihat konfuasianisme ini sebagai sistem filsafat sosial kemudian ada etika di dalam menjalankan kehidupan manusia yang juga memiliki akal.

Konfusianisme ini juga mendapatkan nama dari pendirinya langsung yakni Confucius yang mana menjadi satu Anglicization di dalam nama aslinya K’ung fu Tzu ataupun dikenal sebagai Master K’ung. Dari sinilah ada ketertarikan untuk menghidupkan kembali semua nilai ajaran yang sudah ada sejak masa Dinasti Zhou.

Pada intinya agama satu ini masih menghargai kehidupan dan percaya bahwa dari aspek sosial dan etika menjadi acuan utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

  1. Jainism

Salah satu daftar agama paling tua yang berhasil dicatat yakni Jainism. Agama ini sudah muncul sejak 559 sampai 527 sebelum Masehi. Kemudian Jainism ini juga menjadi agama dharma yang mana memberi makna sebagai penaklukan. Maksud dan tujuan dari aliran Jainism ini adalah mampu mengalahkan kodrat syahwat yang mana masih ada di setiap tatanan kehidupan masyarakat.

Jainism ini juga menjadi salah satu kepercayaan yang dimunculkan oleh Nataputta Vardhamana sehingga dikenal sebagai Mahavira ataupun memiliki arti sebagai pahlawan besar.

Semua pengikut dari Jainism ini juga memiliki dua pembagian diantaranya The Digambaras, dan The Shevetambaras.

Sampai saat ini kepercayaan Jainism masih cukup banyak dianut. Namun dari lokasi dimana pusat peribadatan aliran Jainism ini memang tidak banyak diketahui.

  1. Agama Tradisional Dari China

Bisa kita lihat bahwa agama menjadi salah satu poin utama dimana budaya dan sosial masyarakat sudah bisa terlihat. Dari agama tradisional China ini juga sudah ada sejak 551-479 sebelum Masehi. Agama ini dikenal sebagai sebutan Kon Fut Se yang mana memiliki arti sebagai kepercayaan yang sudah dibawakan oleh guru hinga filsuf sosial.

Bahkan dari ajaran agama ini juga kental dengan sejumlah adat Tionghoa. Bahkan di Indonesia sendiri aliran tradisional dari China ini dikenal dengan nama Kong Hu Cu.

Banyak makna kehidupan bisa diperhatikan dalam setiap agama yang saat ini telah mendunia sekaligus menjadi salah satu agama paling tua. Meskipun jumlah penganut agama tertua saat ini masih terus bertambah, faktanya banyak kalangan belum mengetahui secara detail seperti apa konsep kehidupan yang ditawarkan.

Karena itu dari semua ajaran agama tertua masih membuka peluang dimana masyarakat hingga manusia sendiri memiliki akses untuk bisa mendapatkan berbagai macam makna yang dimulai dari mempelajari satu agama. Menjadi satu kebutuhan bagi manusia sejak zaman dahulu yang mana konsep yang ditawarkan selalu mengacu pada kehidupan yang jujur, baik, dan juga memperhatikan perbuatan baik terhadap sesama. Hal ini sudah bisa diperhitungkan sebagai satu langkah tepat dalam mempelajari dan memahami setiap agama di dunia.