Desain Sarada dan Sumire di Manga Boruto Two Blue Vortex: Pengaruh K-Pop dan Tren Mode

Dalam manga Boruto Two Blue Vortex, desain karakter Sarada dan Sumire memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Desain ini memiliki alasan tersendiri yang menambah kompleksitas dan keunikan cerita Boruto.

Grooming Sugar Glider

Langsung dari manga, kita bisa melihat bahwa desain Sarada dan Sumire sengaja dipertegas agar mereka terlihat sangat berbeda. Tujuannya adalah untuk menipu Eida dan Daemon, sehingga mereka tidak menyadari bahwa Sarada dan Sumire tidak terpengaruh oleh pesona mereka. Dengan desain yang berbeda, antagonis tidak akan sadar bahwa Sarada dan Sumire memiliki perlindungan dari pesona mereka.

Pertanyaan yang sering muncul adalah mengapa desain Sarada dan Sumire berbeda? Jawabannya datang dalam bentuk inspirasi dari grup musik K-pop Blackpink. Desain Sarada dan Sumire terinspirasi oleh anggota Blackpink, yaitu Kim Jisoo dan Lisa.

Pakaian Sumire terinspirasi dari Kim Jisoo, anggota Blackpink yang memiliki gaya fashion yang ikonik dan trendi. Sedangkan pakaian Sarada mirip dengan baju ‘time limited train lake warmer’, memberikan kesan yang berbeda namun tetap modis dan sesuai dengan tren saat ini.

RajaBackLink.com

Tak hanya Sarada dan Sumire, salah satu antagonis dalam cerita, yaitu Eida, juga terlihat mirip dengan anggota Blackpink, Lisa. Hal ini dapat dilihat dalam beberapa kesempatan dalam manga.

Selain pengaruh K-pop, desain karakter dalam manga Boruto juga mengikuti tren mode dunia nyata. Sarada, Sumire, dan karakter lainnya mengenakan pakaian yang sesuai dengan perkembangan tren fashion masa kini. Dengan demikian, desain mereka ikut menggambarkan zaman dan menjaga koneksi antara dunia nyata dan cerita Boruto.

Salah satu contoh tren mode yang diadopsi dalam desain karakter adalah motif melorotnya celana Kawaki. Motif ini populer beberapa waktu lalu di Amerika Serikat dan Indonesia, dan terlihat mencolok dalam desain Kawaki. Tren mode seperti ini memberikan nuansa yang lebih hidup dalam cerita.

Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak ada pengumuman resmi mengenai alasan dan inspirasi dari desain Sarada dan Sumire ini dari pencipta manga Boruto. Informasi ini diperoleh dari analisis visual dan pengamatan dari pembaca dan penggemar manga.

Mengapa desain karakter dalam manga begitu penting? Desain Sarada dan Sumire dalam Boruto Two Blue Vortex merupakan contoh nyata bagaimana desain karakter dapat mencerminkan perkembangan zaman dan mode dalam sebuah cerita. Tren mode dan inspirasi dari budaya populer seperti musik K-pop memberikan kesan yang segar dan memikat bagi pembaca.

Perbedaan desain Sarada dan Sumire juga menambah kompleksitas cerita. Dengan desain yang berbeda, cerita Boruto menjadi lebih menarik dan unik. Perubahan penampilan melalui timeskip dalam cerita memberikan kesempatan bagi para karakter untuk tampil dengan desain baru yang mencerminkan perkembangan kepribadian mereka.

Secara keseluruhan, desain Sarada dan Sumire dalam manga Boruto Two Blue Vortex merupakan hasil dari inspirasi K-pop dan tren mode dunia nyata. Desain ini tidak hanya mencerminkan perkembangan zaman dan mode dalam cerita, tetapi juga menambah kompleksitas serta keunikan cerita Boruto. Desain karakter dalam manga sering kali mengambil inspirasi dari budaya populer sebagai cara untuk menarik perhatian pembaca dan penggemar manga.