Jadwal Sholat dan Imsakiyah Bangli Hari Ini Beserta Waktu Buka Puasa Ramadhan 2024

Jadwal Imsakiyah dan Sholat Isya, Subuh, Dhuha, Dzuhur, Ashar, dan Maghrib Bangli Hari Ini dan selama bulan Februari 2024 maupun ramadhan 2024. Waktu sholat fardhu dan imsak di setiap daerah berbeda-beda, penyebabnya adalah bulan yang mengelilingi bumi selama hampir 24 jam. Di saat orang sedang memulai aktivitas di Indonesia, di belahan bumi lainnya ada yang sudah memasuki waktu untuk beristirahat di malam hari. Perbedaan waktu ini dialami di seluruh penjuru dunia, tanpa terkecuali Indonesia.

Grooming Sugar Glider

Indonesia memiliki tiga zona waktu yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia Timur (WIT). Wilayah yang termasuk di Waktu Indonesia Barat meliputi wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Waktu Indonesia Tengah sendiri mencangkup wilayah Sulawesi, Kepulauan Sunda Kecil, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan daerah di sekitarnya. Sedangkan Waktu Indonesia Timur mencangkup wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan daerah di sekitarnya. Untuk itulah penting rasanya bagi kita agar selalu mengetahui jadwal sholat dengan benar. Terlebih saat bulan Ramadhan tiba, jangan sampai kita melewatkan jadwal imsak dan buka puasa karena salah melihat jam Imsyak dan jam Buka Puasa daerah lain.

Jadwal Sholat Isya, Subuh, Dhuha, Dzuhur, Ashar, dan Maghrib Bangli Hari Ini

Jadwal Sholat Bangli Hari Ini Waktu Setempat
TanggalSubuhDhuhaDzuhurAsharMaghribIsya
2305:0506:4512:3415:4018:4419:54
2405:0506:4512:3415:3918:4319:54

Jadwal Sholat Isya, Subuh, Dhuha, Dzuhur, Ashar, dan Maghrib Bangli Sepanjang Bulan Februari 2024

Jadwal Imsakiyah Bangli Lengkap Bulan Februari 2024 Waktu Setempat
TanggalSubuhDhuhaDzuhurAsharMaghribIsya
104:5706:4012:3415:5318:4820:02
204:5806:4012:3415:5318:4820:02
304:5806:4012:3415:5218:4820:01
404:5906:4112:3415:5218:4820:01
504:5906:4112:3415:5218:4820:01
605:0006:4112:3515:5118:4820:01
705:0006:4212:3515:5118:4820:00
805:0106:4212:3515:5018:4720:00
905:0106:4212:3515:5018:4720:00
1005:0106:4212:3515:4918:4720:00
1105:0206:4312:3515:4918:4719:59
1205:0206:4312:3515:4818:4719:59
1305:0206:4312:3515:4818:4719:59
1405:0306:4312:3515:4718:4619:58
1505:0306:4312:3515:4618:4619:58
1605:0306:4412:3515:4618:4619:57
1705:0406:4412:3515:4518:4519:57
1805:0406:4412:3515:4418:4519:57
1905:0406:4412:3515:4318:4519:56
2005:0506:4412:3415:4318:4519:56
2105:0506:4412:3415:4218:4419:55
2205:0506:4412:3415:4118:4419:55
2305:0506:4512:3415:4018:4419:54
2405:0506:4512:3415:3918:4319:54
2505:0606:4512:3415:3818:4319:54
2605:0606:4512:3415:3718:4219:53
2705:0606:4512:3415:3618:4219:53
2805:0606:4512:3315:3618:4219:52

Sumber Jadwal Sholat: www.jadwalsholat.org

Batas Waktu Shalat Subuh

Dalam islam, melaksanakan shalat fardhu tepat waktu merupakan suatu kewajiban, terkecuali adanya halangan yang tidak memungkinkan. Terutama pada shalat subuh. Banyak orang yang belum tahu tentang batas waktu shalat subuh. Karena menurut mereka, jarak antara waktu subuh ke dzuhur lama jadi banyak yang berpendapat bahwa shalat subuh dapat dilakukan kapan saja sebelum shalat dzuhur. Apakah itu benar? Nah, agar mengetahuinya, simak artikel di bawah ini.

RajaBackLink.com

Menentukan batas waktu shalat merupakan sebuah persoalan penting dan signifikan apabila dihubungkan dengan sah atau tidaknya shalat. Hal ini karena seluruh umat muslim sudah terikat pada waktu tertentu seperti yang sudah ditentukan.

Adapun dalil-dalil yang mengatakan bahwa shalat tepat waktu merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan seluruh umat muslim. Dalil ini disebutkan dalam surah An-Nisa ayat 103.

Lantas kapan waktu shalat subuh berakhir? Ada beberapa hadis yang mengatakan bahwa batas akhir shalat subuh adalah dari terbitnya fajar sampai sebelum terbitnya matahari. Rasulullah pun juga melaksanakan shalat ketika waktu masih gelap pekat. Sedangkan waktu diperbolehkannya atau batas waktu shalat subuh adalah ketika matahari sudah mulai terbit.

Jadi untuk mengantisipasi hal tersebut, sebaiknya laksanakanlah shalat tepat waktu. Ketika adzan berkumandang dan diakhiri iqamah. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir lagi dengan berakhirnya waktu shalat subuh.

Berikut Niat dan Cara Sholat Subuh

Sholat subuh merupakan salah satu kewajiban yang harus kita lakukan sebagai umat Islam. Untuk melaksanakan sholat Subuh, Anda harus hafal niat dan tata caranya. Adapun niat dan cara sholat Subuh yang baik dan benar.

Agar sholat Anda dianggap sah, maka harus dilakukan dengan niat dan tata cara yang benar.

Niat Sholat Subuh

Melakukan sholat Subuh pun bisa dilakukan sendiri maupun berjamaah atau bersama-sama. Niatnya pun sedikit berbeda antara sholat sendiri dengan berjamaah. Berikut ini niat sholat Subuh jika dilakukan seorang diri:

“Ushalli fardhash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Subuh sebanyak dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai makmum, karena Allah Ta’ala.

Lalu, jika Anda sholat Subuh berjamaah niatnya seperti berikut:

“Ushallii fardhash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati imaman/makmuuman lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Subuh sebanyak dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai imam/makmum, karena Allah Ta’ala.

Jika sudah membaca niat dengan baik, selanjutnya Anda harus melakukan tata cara sholat Subuh secara benar.

Tata Cara Sholat Subuh

Pada umumnya, gerakan atau cara semua sholat itu sama, yang membedakan hanya di bagian niat. Berikut ini cara sholat Subuh yang benar:

  1. Membaca niat
  2. Takbiratul Ihram
  3. Membaca Iftitah
  4. Melafadzkan Al-Fatihah
  5. Membaca surat pendek
  6. Ruku’
  7. I’tidal
  8. Sujud
  9. Duduk diantara dua sujud
  10. Sujud yang kedua
  11. Mengerjakan rakaat kedua
  12. Setelah I’tidal rakaat kedua, dianjurkan untuk membaca doa Qunut. Lalu mengucap takbir tanpa mengangkat tangan
  13. Sujud
  14. Duduk diantara dua sujud
  15. Sujud yang kedua
  16. Tasyahud akhir
  17. Salam

Niat dan cara sholat Subuh yang baik dan benar wajib Anda perhatikan. Jika hendak melakukan sholat, Anda harus dalam keadaan yang suci.

Bacaan Niat dan Cara Sholat Qobliyah Subuh

Masih banyak masyarakat awam yang masih belum mengerti bacaan niat dan cara sholat qobliyah subuh. Selain sholat fardhu 5 waktu, disarankan juga untuk mengerjakan sholat sunnah. Sholat qobliyah subuh yaitu salah satunya.

Baca Juga: Jadwal Sholat dan Imsakiyah Bukit Tinggi Hari Ini Beserta Waktu Buka Puasa Ramadhan 2024

Sholat qobliyah subuh merupakan ibadah sholat sunah 2 rakaat yang dilaksanakan sebelum sholat subuh. Keutamaan sholat qobliyah subuh atau sholat sunnah fajar yaitu lebih baik dari dunia dan seisinya.

Niat Sholat Qobliyah Subuh

Adapun bacaan niat sholat sunah qobliyah subuh yaitu:

اُصَلِّيْ سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

_Ushalli sunnatas shubhi rak’ataini lillahi ta’ala_

Tata Cara Sholat Qobliyah subuh

Setelah mengerti bacaan niat sholat qobliyah subuh, sebagai seorang Muslim kita juga wajib tahu cara melaksanakannya. Berikut ini tata caranya.

  1. Membaca niat sholat sunah qobliyah subuh
  2. Mengangkat tangan (takbiratul ihram)
  3. Membaca doa Iftitah
  4. Membaca surah Al Fatihah
  5. Membaca ayat Al Quran atau surah pendek (disarankan untuk membaca surah Al Kafirun, AL Ikhlas, dan Al-Baqarah ayat 136, serta Ali Imran ayat 52)
  6. Rukuk
  7. I’tidal
  8. Sujud pertama
  9. Duduk di antara dua sujud
  10. Sujud kedua pada rakaat pertama
  11. Berdiri lagi
  12. Membaca surah Al Fatihah
  13. Membaca surah pendek atau ayat Al Quran
  14. Ruku
  15. I’tidal
  16. Sujud pertama rakaat kedua
  17. Duduk diantara dua sujud
  18. Sujud kedua
  19. Tasyahud
  20. Salam ke kanan lalu ke kiri

Berikut tadi adalah bacaan niat dan cara sholat qobliyah subuh yang bisa diterapkan di rumah sebelum melakukan sholat subuh. Dianjurkan setelah melaksanakan sholat untuk melantunkan doa serta berzikir sejenak.

Doa qunut subuh seringkali menjadi bacaan amalan sebagian umat muslim, baik ketika sholat sendiri maupun berjamaah. Bacaan Ini biasanya dibaca setelah i’tidal saat sholat subuh.

Hukum Membaca Doa Qunut Subuh

Ibadah kepada Allah SWT wajib dilakukan dengan sebaik-baiknya. Salah satunya adalah membaca doa saat qunut subuh. Anda wajib mengetahui makna, hukum serta manfaat dari amalan tersebut. Hukum membaca doa qunut ini adalah sunnah. Anas Ibn Malik RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW selalu membaca qunut saat melaksanakan sholat subuh sampai beliau wafat.

Amalan Doa Qunut

Terdapat beberapa pemahaman tentang amalan do’a qunut sholat subuh oleh para ulama. Dilansir dari laman NU Online, doa qunut berasal dari ulama Hanafiyah dan Hanabilah.

Ulama Hanafiyah mempunyai keyakinan bacaan qunut dilaksanakan sesudah ruku. Hal tersebut juga sama seperti pendapat ulama Malikiyah dan Syafi’i. Sedangkan pendapat ulama Hanabilah, bacaan qunut dibaca setelah sholat witir.

Berdasarkan ulama Malikiyah waktu paling utama ialah sebelum melakukan rukuk. Serta hukumnya makruh membaca qunut selain sholat subuh.

Meskipun hukumnya sunnah, akan tetapi membaca doa qunut akan mendapatkan banyak keuntungan, antara lain:

  1. Dapat memberikan keselamatan
  2. Mendatangkan petunjuk dan keberkahan
  3. Menghindarkan kita dari penyakit

Amalan serta hukum bacaan doa qunut subuh tersebut dapat Anda amalkan ketika sholat.

Keutamaan Shalat Sunnah Sebelum Subuh

Shalat sunnah yang paling spesial adalah shalat yang mengerjakannya sebelum shalat subuh. Keutamaan shalat sunnah sebelum subuh ini sangat besar dan sangat disayangkan apabila Anda melewatkannya. Meskipun hukum shalat sunnah sebelum subuh atau rawatib qobliyah ini tidak wajib untuk dilakukan seluruh umat muslim. Namun sangat disarankan sekali untuk mengerjakannya. Karena shalat sunnah sebelum subuh ini memiliki keutamaan yang sangat besar. Apa saja keutamaan shalat sunnah dua rakaat sebelum subuh?

Banyak hadits yang sudah menjelaskan bahwasannya melaksanakan shalat dua rakaat sebelum subuh memiliki keutamaan yang sangat luar biasa. Berikut ini salah satunya:

Lebih Baik dari Dunia dan Seisinya

Sudah disebutkan dalam Hadits Riwayat Muslim No. 725 yang berbunyi ” Dua rakaat fajar (shalat sunnah sebelum subuh) lebih baik dari dunia dan seisinya.” Jadi apakah Anda masih ingin mengabaikan shalat sunnah sebelum subuh??

Mengikuti Teladan Rasulullah

Nabi SAW tidak pernah meninggalkan shalat dua rakaat sebelum subuh. Karena beliau telah mengetahui bahwa shalat sunnah sebelum subuh memiliki keutamaan yang sangat luar biasa. Bahkan Rasulullah juga telah mendoakan umatnya yang melakukan aktivitas shalat di waktu subuh.

Balasan Rumah Di Surga

Meskipun dua rakaat sebelum subuh merupakan shalat sunnah, alangkah baiknya untuk kita kerjakan. Karena pada saat kita melakukan amalan-amalan yang disukai Allah, hidup kita didunia maupun di akhirat nanti akan tercukupi. Karena Allah akan menjamin surga bagi orang-orang yang menjalankan shalat sunnah tersebut.

Keutamaan shalat sunnah sebelum subuh ini sangat besar. Maka dari itu, sangat disayangkan sekali apabila kita tidak memanfaatkan waktu luang tersebut sebelum melaksanakan shalat fardhu.

Ayat Al-Quran Tentang Waktu Sholat

  1. Surat Al-Isra’: 78

أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).”

  1. Surat Ar-Rum: 17-18

فَسُبْحَانَ اللَّهِ حِينَ تُمْسُونَ وَحِينَ تُصْبِحُونَ وَلَهُ الْحَمْدُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَعَشِيًّا وَحِينَ تُظْهِرُونَ

Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di petang hari dan waktu kamu berada di waktu subuh, dan bagi-Nya-lah segala puji di langit dan di bumi dan di waktu kamu berada pada sore hari dan di waktu kamu berada di waktu Zuhur.”

Para ulama menjelaskan bahwa perintah untuk bertasbih dalam ayat di atas adalah perintah untuk melaksanakan shalat.

  1. Surat Huud: 114

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنَ اللَّيْلِ ۚ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ۚ ذَٰلِكَ ذِكْرَىٰ لِلذَّاكِرِينَ

Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.”