Perbedaan Ideologi Keadilan Admiral Issho dan Aramaki dalam One Piece SBS Vol 106

Perbedaan Ideologi Keadilan Admiral Issho dan Aramaki dalam One Piece

Grooming Sugar Glider

One Piece SBS vol 106 adalah volume yang menarik bagi para penggemar seri manga One Piece karya Mangaka Eiichiro Oda. Dalam volume ini, Oda membongkar perbedaan ideologi keadilan yang dimiliki oleh Admiral Issho dan Aramaki. Melalui kolom SBS yang dimulai pada volume 4, para penggemar dapat mengirimkan pertanyaan kepada Oda dan mendapatkan jawaban langsung dari sang mangaka. SBS merupakan kolom yang menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar hal-hal yang mungkin belum dipahami dalam cerita manga ini.

Dalam One Piece, kita menemukan interpretasi yang berbeda-beda mengenai konsep keadilan dari setiap pejabat tinggi di Angkatan Laut (Marine). Perbedaan ideologi keadilan ini menunjukkan bagaimana pandangan pribadi seseorang dapat mempengaruhi konsep keadilan yang mereka anut.

Sebagai contoh, Laksamana Kuzan, seorang mantan Laksamana Angkatan Laut, awalnya mempercayai Keadilan Pembakaran yang mengedepankan tindakan keras dan pembakaran pulau Ohara sebagai contoh. Namun, pandangan Kuzan berubah ketika ia menyaksikan tragedi tersebut dan mulai mempertanyakan kebenaran di balik tindakan-tindakan kekerasan tersebut.

RajaBackLink.com

Di lain sisi, Laksamana Sakazuki saat ini memegang prinsip Keadilan Menyeluruh. Baginya, keadilan harus dijalankan tanpa kompromi dan tanpa pandang bulu, bahkan jika itu berarti menggunakan kekerasan. Pandangan Sakazuki ini sering kali berseberangan dengan pandangan lainnya.

Selain itu, Laksamana Borsalino memiliki pandangan yang berbeda lagi dengan mempercayai Keadilan Tidak Jelas yang lebih. Ia berpandangan bahwa dunia ini tidak mengenal keadilan yang jelas dan segala tindakan dapat dianggap benar jika dilakukan untuk kebaikan yang lebih besar.

Pada One Piece SBS vol 106, Eiichiro Oda memperjelas perbedaan ideologi keadilan yang dimiliki oleh Admiral Issho dan Aramaki. Dalam pertanyaan yang diajukan oleh penggemar, Oda menjelaskan bahwa Admiral Issho memiliki konsep keadilan yang lebih fleksibel dan melihat situasi secara keseluruhan sebelum mengambil tindakan. Sementara itu, Aramaki memiliki pandangan keadilan yang lebih kaku dan rigid, dengan memegang teguh prinsip-prinsip yang ia anut tanpa pertimbangan situasi yang kompleks.

Melalui penjelasan ini, Oda tidak hanya menyajikan perbedaan ideologi keadilan antara kedua karakter ini, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai karakter mereka. Dalam dunia One Piece, keadilan tidaklah sederhana dan memiliki banyak nuansa yang harus dipertimbangkan.

Secara keseluruhan, One Piece SBS vol 106 menjadi sumber informasi yang menarik bagi para penggemar yang ingin mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang konsep keadilan yang ada di dunia One Piece. Melalui kolom SBS ini, Mangaka Eiichiro Oda secara langsung menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh penggemar, memperkuat keterikatan antara pembaca dan pengarang. Dengan demikian, One Piece SBS vol 106 bukan hanya sekadar volume manga biasa, tetapi juga menjadi jendela yang membuka wawasan penggemar tentang dunia yang diciptakan Oda.