Jadwal Sholat dan Imsakiyah Bireuen Hari Ini Beserta Waktu Buka Puasa Ramadhan 2024

Jadwal Imsakiyah dan Sholat Isya, Subuh, Dhuha, Dzuhur, Ashar, dan Maghrib Bireuen Hari Ini dan selama bulan April 2024 maupun ramadhan 2024. Waktu sholat fardhu dan imsak di setiap daerah berbeda-beda, penyebabnya adalah bulan yang mengelilingi bumi selama hampir 24 jam. Di saat orang sedang memulai aktivitas di Indonesia, di belahan bumi lainnya ada yang sudah memasuki waktu untuk beristirahat di malam hari. Perbedaan waktu ini dialami di seluruh penjuru dunia, tanpa terkecuali Indonesia.

Grooming Sugar Glider

Indonesia memiliki tiga zona waktu yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia Timur (WIT). Wilayah yang termasuk di Waktu Indonesia Barat meliputi wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Waktu Indonesia Tengah sendiri mencangkup wilayah Sulawesi, Kepulauan Sunda Kecil, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan daerah di sekitarnya. Sedangkan Waktu Indonesia Timur mencangkup wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan daerah di sekitarnya. Untuk itulah penting rasanya bagi kita agar selalu mengetahui jadwal sholat dengan benar. Terlebih saat bulan Ramadhan tiba, jangan sampai kita melewatkan jadwal imsak dan buka puasa karena salah melihat jam Imsyak dan jam Buka Puasa daerah lain.

Jadwal Sholat Isya, Subuh, Dhuha, Dzuhur, Ashar, dan Maghrib Bireuen Hari Ini

Jadwal Sholat Bireuen Hari Ini Waktu Setempat
Tanggal Subuh Dhuha Dzuhur Ashar Maghrib Isya
23 05:07 06:46 12:34 15:48 18:42 19:53
24 05:06 06:46 12:34 15:48 18:42 19:53

Jadwal Sholat Isya, Subuh, Dhuha, Dzuhur, Ashar, dan Maghrib Bireuen Sepanjang Bulan April 2024

Jadwal Imsakiyah Bireuen Lengkap Bulan April 2024 Waktu Setempat
Tanggal Subuh Dhuha Dzuhur Ashar Maghrib Isya
1 05:18 06:55 12:40 15:42 18:44 19:54
2 05:17 06:54 12:39 15:41 18:44 19:54
3 05:17 06:54 12:39 15:40 18:44 19:54
4 05:16 06:54 12:39 15:40 18:44 19:53
5 05:16 06:53 12:38 15:40 18:44 19:53
6 05:15 06:53 12:38 15:41 18:44 19:53
7 05:15 06:52 12:38 15:41 18:44 19:53
8 05:14 06:52 12:38 15:42 18:43 19:53
9 05:14 06:51 12:37 15:42 18:43 19:53
10 05:13 06:51 12:37 15:43 18:43 19:53
11 05:13 06:51 12:37 15:43 18:43 19:53
12 05:12 06:50 12:37 15:44 18:43 19:53
13 05:12 06:50 12:36 15:44 18:43 19:53
14 05:11 06:49 12:36 15:44 18:43 19:53
15 05:11 06:49 12:36 15:45 18:43 19:53
16 05:10 06:49 12:36 15:45 18:43 19:53
17 05:10 06:48 12:35 15:46 18:42 19:53
18 05:09 06:48 12:35 15:46 18:42 19:53
19 05:09 06:47 12:35 15:46 18:42 19:53
20 05:08 06:47 12:35 15:47 18:42 19:53
21 05:08 06:47 12:34 15:47 18:42 19:53
22 05:07 06:46 12:34 15:47 18:42 19:53
23 05:07 06:46 12:34 15:48 18:42 19:53
24 05:06 06:46 12:34 15:48 18:42 19:53
25 05:06 06:45 12:34 15:48 18:42 19:53
26 05:06 06:45 12:33 15:49 18:42 19:53
27 05:05 06:45 12:33 15:49 18:42 19:53
28 05:05 06:45 12:33 15:49 18:42 19:53
29 05:04 06:44 12:33 15:50 18:42 19:53
30 05:04 06:44 12:33 15:50 18:42 19:53

Sumber Jadwal Sholat: www.jadwalsholat.org

Simak Niat dan Tata Cara Sholat Dhuha

Sebagai umat Islam menunaikan ibadah sholat lima waktu hukumnya wajib. Tetapi disamping itu terdapat berbagai jenis sholat sunnah yang bisa digunakan untuk menambah pahala. Salah satunya adalah sholat Dhuha. Untuk Anda yang belum mengetahui niat dan tata cara sholat Dhuha sebaiknya menyimak artikel ini hingga selesai. Karena keutamaan yang diperoleh dari Sholat Dhuha sangat banyak, jadi tidak ada salahnya untuk mengamalkannya.

RajaBackLink.com

sholat Dhuha dikerjakan saat matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta hingga waktu Dzuhur tiba. Salat ini ditunaikan dengan minimal 2 rakaat. Ada beberapa surah yang baik untuk dibaca saat melaksanakan sholat Dhuha.

Sangat dianjurkan untuk membaca surat ini karena baik dibaca saat menaikkan salat dhuha adalah Al Waqiah, Ad Dhuha, As Syams, Al-kafirun dan Al-ikhlas. Rasulullah pernah berkata bahwasannya orang muslim yang menunaikan sholat Dhuha akan memperoleh banyak keuntungan dan pahala. Berikut ini niat sholat Dhuha.

Ushalli sunnatadh-Dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’ala

Artinya, aku niat sholat sunnah Dhuha 2 rakaat karena Allah.

Untuk tata cara sholat Dhuha sama seperti menjalankan sholat wajib dan salat sunah lainnya. Tetapi saat sholat Dhuha lebih afdol jika rakaat pertama membaca surat as Syam dan rakaat kedua surat al-lail. Lalu saat sujud kedua membaca tasbih tiga kali.

Setelah melakukan sholat disunahkan untuk melanjutkan dengan membaca doa sebagai berikut.

Allahumma innad-duhaa’a wal bahaa’a bahaa’uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata wal-qudrotuka wal Ismaya ismatuka.

Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa’i  fa anzilhu, wa in kaana fil Ardi FA akhrijhu, wa in kaana mu’assirna fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba’iidan FA qarribhu BI haqqi duhaa’ika wa bahaa’ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita ‘ibaadakash-shalihiin.

Artinya, ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha mu, keagungan adalah keagunganmu, keindahan adalah keindahanmu, kekuatan adalah kekuatanmu, penjagaan adalah penjagaanmu.

Baca Juga:  Jadwal Sholat dan Imsakiyah Kabanjahe Hari Ini Beserta Waktu Buka Puasa Ramadhan 2024

Ya Allah, apabila risiko berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran Dhuhamu, kekuasaanmu, datangkanlah padaku apa yang kau datang kan kepada hamba-hamba-mu yang sholeh.

Untuk Anda yang ingin sholat Dhuha bisa mengikuti niat dan tata cara sholat Dhuha tersebut. Lalu, dianjurkan untuk membaca doa di atas setelah melakukan salat dhuha.

Ayat Tentang Perintah Shalat

  1. Al-Baqarah: 42-43

وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَوَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui. Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’.

  1. Al-Baqarah: 83

وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَ بَنِي إِسْرَائِيلَ لَا تَعْبُدُونَ إِلَّا اللَّهَ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَقُولُوا لِلنَّاسِ حُسْنًا وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ إِلَّا قَلِيلًا مِنْكُمْ وَأَنْتُمْ مُعْرِضُونَ

Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat kebaikanlah kepada ibu bapa, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling.

  1. Al-Baqarah: 110

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ ۚ وَمَا تُقَدِّمُوا لِأَنْفُسِكُمْ مِنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِنْدَ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Alah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan.

  1. Ibrahim : 31

قُلْ لِعِبَادِيَ الَّذِينَ آمَنُوا يُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُنْفِقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ يَوْمٌ لَا بَيْعٌ فِيهِ وَلَا خِلَالٌ

Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman: “Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada bari itu tidak ada jual beli dan persahabatan.

  1. Al-Hajj: 78

فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَاعْتَصِمُوا بِاللَّهِ هُوَ مَوْلَاكُمْ ۖ فَنِعْمَ الْمَوْلَىٰ وَنِعْمَ النَّصِيرُ

maka dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.

  1. Al-Mujadilah: 13

أَأَشْفَقْتُمْ أَنْ تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيْ نَجْوَاكُمْ صَدَقَاتٍ ۚ فَإِذْ لَمْ تَفْعَلُوا وَتَابَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Apakah kamu takut akan (menjadi miskin) karena kamu memberikan sedekah sebelum mengadakan pembicaraan dengan Rasul? Maka jika kamu tiada memperbuatnya dan Allah telah memberi taubat kepadamu maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya; dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

  1. Al-Muzammil : 20

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَأَقْرِضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا ۚ وَمَا تُقَدِّمُوا لِأَنْفُسِكُمْ مِنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِنْدَ اللَّهِ هُوَ خَيْرًا وَأَعْظَمَ أَجْرًا ۚ وَاسْتَغْفِرُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

  1. Al-Bayyinah: 5

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.