Transformasi Kawasan Kota Tua Surabaya Menjadi Suroboyo Kutho Lawas: Menjelajahi Masa Lalu dengan Petualangan Sungai

Pemerintah Kota Surabaya memiliki rencana untuk melakukan transformasi pada kawasan kota tua di utara Surabaya. Wali Kota Eri Cahyadi ingin menciptakan daya tarik baru di kawasan tersebut, khususnya di Jalan Karet dan Jembatan Merah. Transformasi ini diharapkan selesai sebelum tanggal 31 Desember 2023 dan kawasan baru tersebut akan diberi nama ‘Suroboyo Kutho Lawas’. Proyek ini diprediksi akan membawa keramaian dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke kota Surabaya.

Grooming Sugar Glider

Salah satu bagian dari transformasi kawasan kota tua ini adalah di Jalan Karet, di mana akan dibangun barisan bisnis kecil dan menengah yang menyajikan berbagai varian kopi. Wali Kota Eri Cahyadi menekankan pentingnya desain pencahayaan yang unik dan berbeda untuk menciptakan suasana yang menarik bagi pengunjung. Perencanaan proyek ini harus selesai pada minggu kedua Oktober, dan pelaksanaannya akan dimulai dari pertengahan Oktober hingga Desember.

Selain itu, Wali Kota Eri Cahyadi meyakini bahwa destinasi kota tua ini akan menjadi tempat yang ramai dikunjungi oleh pengunjung dan turis. Dia berharap atraksi di Surabaya dapat terhubung melalui pariwisata sungai. Oleh karena itu, dalam kawasan kota tua ini, akan ada petualangan sungai yang terhubung dengan atraksi lainnya, termasuk Monumen Kapal Selam, Alun-Alun Suroboyo, dan Tunjungan Romansa.

Pemerintah berharap masyarakat dan wisatawan dapat menikmati malam Tahun Baru yang meriah di Suroboyo Kutho Lawas. Destinasi ini diharapkan dapat menyebarkan keramaian ke berbagai tempat di Surabaya dan menjadi kesempatan untuk menjelajahi masa lalu kota ini. Dengan menguatnya banyak pengunjung ke lokasi ini.

RajaBackLink.com

Lokasi ini memberikan penawaran suatu kesan mendalam untuk para wisatawan. Berubahnya lokasi ini dijadikan harapan bahwa wisata ini menjadi magnet untuk para wisatawan.