Dieng Culture Festival: Merayakan Budaya, Seni, dan Alam Indonesia

Dieng Culture Festival adalah acara festival budaya yang diadakan setiap tahun di dataran tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia. Festival ini bertujuan untuk mempromosikan kekayaan budaya, seni, dan alam Indonesia kepada wisatawan lokal maupun mancanegara. Dilangsungkan selama beberapa hari bulan Agustus dan September.

Grooming Sugar Glider

Dieng Culture Festival menawarkan berbagai pertunjukan seni tradisional Jawa, tarian, musik, pameran kerajinan tangan, dan perayaan kebudayaan lainnya. Salah satu acara puncak dalam festival ini adalah upacara ritual Yadnya Kasada. Upacara ini merupakan tradisi yang diwariskan oleh masyarakat Tengger dan dilakukan di kawah Gunung Bromo sebagai ungkapan syukur panen.

Selain pertunjukan seni dan upacara ritual, Dieng Culture Festival juga menjadi ajang untuk menikmati pemandangan alam yang spektakuler di kawasan Dieng. Di sini, pengunjung dapat menyaksikan danau berwarna-warni, sumber air panas, dan kawah vulkanik yang menakjubkan. Ketinggian Dieng membuat pengunjung dapat menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam yang memukau.

Tidak hanya itu, festival ini juga memberikan kesempatan kepada wisatawan untuk merasakan keindahan budaya dan alam Indonesia sambil menikmati keramahan masyarakat lokal. Momen ini jadi suatu kebudayaan dicampur dengan kearifan lokal yang sangat membaur.

RajaBackLink.com

Para turis mancanegara dan lokal pun pergi berbondong-bondong ikut dalam acara ini. Sehingga Kemenkeraf memastikan masuk 10 besar Kharisma Event Nusantara dari Festival Wisata Budaya Dieng ini.

Tapi tahun ini sayang sekali acaranya batal diadakan oleh Pemda sekitar. Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mengumumkan bahwa festival pada tahun 2023 ditiadakan untuk melakukan penataan kawasan wisata di beberapa lokasi. Penataan dilakukan di Kawasan Candi Arjuna, terminal Aswatama, dan Kawasan Kawah Sikidang.

Meskipun Dieng Culture Festival 2023 tidak dapat terlaksana, diharapkan festival pada tahun 2024 dapat berjalan lebih baik setelah penataan kawasan wisata selesai.

Baca Juga:  Transformasi Kawasan Kota Tua Surabaya Menjadi Suroboyo Kutho Lawas: Menjelajahi Masa Lalu dengan Petualangan Sungai

Bersama-sama, mari kita sukseskan Dieng Culture Festival dan terus mempromosikan kekayaan budaya, seni, dan alam Indonesia kepada dunia.