Mengatasi Stigma dan Krisis Kesehatan Mental Pria di Masyarakat Indonesia

Stigma yang menyebabkan pandangan bahwa pelihara selalu kuat dan tidak menunjukkan emosinya masih ada di masyarakat kita. Mental laki-laki dalam realitasnya lebih kecil dibanding perempuan dalam hal mengelola krisis atau masalah tekanan. Padahal dalam anggapan umum laki-laki dianggap lebih kuat dibandingkan perempuan sehingga banyak dari pemicu ini yang membuat laki-laki memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Grooming Sugar Glider

Keputusan ini muncul dikarenakan laki-laki tidak dapat keluar dari tekanan-tekanan yang diberikan atau yang dirasakan. Hal ini karena perspektif umum yang menganggap bahwa laki-laki harus lebih kuat dibandingkan laki perempuan serta laki-laki akan relatif membiarkan emosinya larut dan tidak dikeluarkan secara benar. Sehingga jika terus berlarut-larut emosi ini akan menumpuk dan menyebabkan tekanan emosional dan mental sehingga membuat laki-laki bisa saja membuat hal-hal yang tidak diinginkan.

Kasus bunuh diri pada pria di Indonesia sangat mengkhawatirkan. Ada berbagai faktor yang menyebabkan seorang laki-laki memutuskan untuk mengakhiri kehidupannya yaitu seperti masalah percintaan keuangan karir Lifestyle dan berbagai tekanan dari lingkungan di sekitarnya yang menganggap dirinya kurang begitu berguna. Sehingga hal ini menjadi keadaan yang memperparah bahwa kesehatan mental laki-laki tidak memperoleh perhatian yang khusus. Dan pada akhirnya terdapat banyak kasus-kasus pengakhiran hidup dari kaum laki-laki ini. Tercatat ada 3,4 kasus dari 100.000 masyarakat ini termasuk para pria. 

Pandangan atau perspektif masyarakat yang menganggap laki-laki harus mempunyai mental yang kuat dan sempurna menyebabkan kesehatan mental yang semakin buruk dan tekanan yang berlebihan yang dirasakan oleh laki-laki. Ditambah juga laki-laki lebih sering mempergunakan logika daripada perasaan sehingga mengesampingkan masalah emosinya. Maka dari itu sangat penting untuk mengenal emosi dan perasaan laki-laki juga di samping perempuan.

RajaBackLink.com

Karena hal ini dari pandangan atas nikmat tadi yang menganggap laki-laki harus lebih kuat daripada perempuan jadi lelaki kesulitan untuk menjelaskan perasaaan mereka. Tapi seharusnya kembali lagi bahwa laki-laki pun memerlukan bantuan tenaga medis yang ahli Untuk masalah ini. Karena jika dibandingkan perempuan lebih dapat menangani krisis di dalam dirinya untuk pengairan hidup dibandingkan laki-laki. 

Sehingga yang harus diperbaiki adalah ekspektasi dan stigma masyarakat kepada para laki-laki yang menganggap laki-laki serba kuat padahal laki-laki pun perlu dipahami. Memberikan dukungan moril dan mental untuk masalah ini oleh orang-orang di sekitarnya sangat diperlukan.Jadi laki-laki ini dapat melewati masa-masa sulitnya dan memberikan perspektif larut kepada masyarakat tentang hal ini.

Apabila di sekitar kamu ataupun bahkan kamu yang sedang menghadapi masa-masa sulit hubungilah atau carilah orang yang tepat untuk membantumu. Kamu juga dapat menghubungi nomor telepon Lisa +62 811 3855 472. Karena dalam masa-masa sulit sehingga kamu kebingungan mencari siapa yang dapat membantu, kamu juga bisa menghubungi kami.