Sejarah Jumlah Pemain Sepakbola 11 vs 11

Dewasa ini, jumlah pemain sepakbola di sebuah pertandingan sepakbola adalah masing-masing tim terdiri atas 11 orang pemain.

Tetapi, tahukah Anda bahwa dahulunya jumlah pemain sepakbola adalah tidak seperti itu?

Dalam sejarah perjalanan sepakbola, jumlah pemain sepakbola yang bertanding sempat mengalami perubahan.

FIFA sebagai induk organisasi sepak bola internasional telah mengatur aturan tentang jumlah pemain pada masing-masing tim ketika suatu laga sepakbola sedang dilangsungkan. Aturan-aturan itu terdapat pada Laws of The Game FIFA, yang dirilis oleh IFAB (International Football Association Board).

IFAB adalah Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional yang memiliki tugas dan wewenang untuk menentukan aturan permainan sepak bola (Laws of The Game).

Dalam aturan tersebut, ada pasal yang menyebutkan bahwa jumlah pemain sepakbola dari dua tim yang akan bertanding dalam sebuah pertandingan adalah wajib berjumlah maksimal 11 orang pemain.

Salah satu posisi pemain sepakbola yang kedudukannya wajib ada di setiap permainan bola adalah penjaga gawang (kiper). Untuk pemain sepakbola pada posisi lainnya, tidak ada aturan khusus yang mengaturnya.

Dalam aturan yang dikeluarkan oleh IFAB, disebut bahwa jumlah minimum pemain sepakbola di sebuah pertandingan tidak sekurang-kurangnya tujuh pemain. Apabila syarat ini tidak terpenuhi, maka pertandingan sepakbola tidak bisa dilangsungkan. Hal itu termasuk apabila sebuah tim yang bertanding menerima 5 kartu merah di satu pertandingan yang menyebabkan 5 orang pemainnya dikeluarkan dalam pertandingan, maka pertandingan bola yang berlangsung saat itu akan otomatis tidak bisa dilanjutkan.

Oleh karenanya, dalam aturan sepakbola internasional sebenarnya sebuah pertandingan sepakbola resmi, tak harus melibatkan 11 lawan 11 dalam suatu pertandingan.

Terdapat kondisi-kondisi khusus yang terjadi di suatu pertandingan, yang terkadang memaksa sebuah klub kehilangan para pemainnya. Karenanya aturan sepakbola internasional di bawah naungan FIFA telah mengatur hal tersebut.

Seperti contohnya adalah jika terdapat banyak pemain yang mengalami cedera di suatu tim yang tidak memungkinkan untuk tampil full pemain. Hal seperti ini tidak akan mengganggu berlangsungnya pertandingan yang akan datang, selama tim itu tetap masih bisa memainkan 7 orang pemainnya.

Tetapi, tetap sekali lagi dikatakan bahwa sebuah pertandingan sepakbola yang berlangsung akan otomatis dihentikan dan tidak dilanjutkan jika salah satu tim telah menerima total lima kartu merah di pertandingan yang sedang berlangsung. Pertandingan itu akan dianggap otomatis telah selesai.

Sebab pertandingan dianggap otomatis berakhir adalah tim yang menerima 5 kartu merah tersebut sudah tak memungkinkan untuk melanjutkan pertandingannya, karena syarat aturan bertandingnya tidak terpenuhi. Sebuah pertandingan sepakbola hanya bisa diberlangsungkan dengan jumlah minimum sebanyak tujuh orang pemain.

Baca Juga:  Sejarah ASEAN dan Latar Belakangnya

Wasit masih tetap akan menjalankan pertandingan yang sedang berlangsung tetap berjalan, jika sebuah tim itu tidak menerima total kartu merah sebanyak 5 buah.

Sejarah Munculnya 11 Lawan 11

Aturan masing-masing tim bertanding dengan jumlah pemain sebanyak 11 orang sebenarnya, muncul sekitar tahun 1897. Aturan ini dibuat bersamaan dengan diberlakukannya aturan durasi waktu pertandingan yakni 2×45 menit, serta diberlakukannya aturan yang mengatur tentang luas lapangan yang digunakan pada pertandingan.

Sebelum dikeluarkannya aturan di atas, tak ada aturan khusus satu pun yang menentukan jumlah pemain sepakbola yang harua ada di atas lapangan. Jumlah 11 lawan 11 berlaku, disesuaikan dengan ukuran lapangan yang digunakan.

Jika lapangan yang diatur memiliki luas yang lebih besar lagi, maka jumlah pemain dari kedua kubu pun pastinya akan lebih banyak. Namun, tetap saja situasi itu tidak baik untuk dilakukan karena bisa mengganggu keefektivitasan para pemain sepakbola saat bertanding di atas lapangan.

Seperti disebutkan di penjelasan sebelumnya bahwa jumlah pemain sepakbola dari suatu tim yang akan berlaga adalah minimal berjumlah 7 orang, itu tidak serta merta pula diatur karena tidak ada alasannya. Terdapat alasan mengapa minimum harus berjumlah demikian.

Hal itu dikarenakan pertandingan sepak bola di masa lampau tak mengenal istilah adanya pergantian pemain. Aturan mengenai penerapan pergantian pemain, baru pertama kali ada dan digunakan pada momentum penyelenggaraan Piala Dunia 1970.

Pada masa itu, pemain dari USSR (yang saat ini adalah negara Rusia) Anatoliy Pusazh, menjadi pemain pertama yang ada di posisi menggantikan pemain lainnya dari timnya, yang pada saat itu pertandingan timnya sedang berlangsung.

Padahal dalam aturan sebelumnya, tidak ada satu pun pemain sepak bola yang bisa digantikan oleh pemain lainnya saat laga sudah dimulai.

Oleh karenanya, 11 lawan 11 mulai berlaku sejak dimulainya Piala Dunia 1970.

 

***

Sumber Foto: Pixabay/Pexels