Inilah 6 Lembaga Agama di Indonesia

Hingga saat ini, terdapat beraneka macam agama yang dianut oleh masyarakat dunia. Di Indonesia saja, ada total 6 agama yang diakui dan banyak dianut warga negaranya. Guna memfasilitasi umatnya, negara mengadakan pembentukan lembaga agama untuk setiap agama. Tapi, apa itu lembaga agama? 

Definisi Lembaga Agama Menurut Para Ahli

  1. Menurut Emile Durkheim, lembaga agama merupakan sistem keyakinan sekaligus praktik keagamaan di dalam masyarakat yang sudah dirumuskan dan dibakukan secara resmi. Selanjutnya, lembaga agama akan mengatur tingkah laku dan kehidupan manusia dalam kegiatan sosial.
  2. Agama menurut William Kornblum disebut sebagai jawaban logis atas permasalahan dari keberadaan manusia yang kemudian membuat dunia lebih berarti.
  3. Sementara menurut Horton and Hunt, agama ialah sebuah sistem keyakinan dan sarana untuk umatnya agar dapat menafsirkan dan menanggapi berbagai hal yang dirasakan dalam hatinya. Lebih jauh, hal ini merujuk pada konteks supranatural dan kudus atau suci.
  4. Bruce J menyebut bahwa lembaga agama merupakan lembaga yang berfungsi untuk mengatur kehidupan manusia dalam beragama.
  5. Adapun pengertian lain mengenai lembaga agama ialah organisasi yang dibentuk atas tujuan memajukan kepentingan hidup umat beragama dalam kegiatan sosial, bermasyarakat, berbangsa, dan juga bernegara.

Macam Dan Contoh Lembaga Agama

Di bawah ini merupakan beberapa jenis dan contoh lembaga agama yang ada di Indonesia:

  1. Islam: Majelis Ulama Indonesia (MUI)
  2. Kristen: Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI)
  3. Hindu: Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI)
  4. Katolik: Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI)
  5. Khonghucu: Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin)
  6. Buddha: Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi)
  7. Lembaga Pendoa Rosaria (Legio Maria)
  8. Lembaga Wanita Katolik (WK)

Unsur-Unsur Lembaga Agama

Sejumlah ilmuwan ternama seperti Light, Calhoun, dan Killer (1989), memusatkan fokusnya pada unsur-unsur dasar yang dimiliki suatu agama, yakni sebagai berikut.

  • Kepercayaan
Baca Juga:  Apa itu Reseller dalam Bisnis?

Setiap agama tentu mempunyai keyakinan atas Tuhan, Nabi-Nabi, dan kitab-Nya.

  • Simbol

Masing-masing agama mengenal beberapa simbol atau lambang, baik itu berupa ucapan, pakaian, tulisan, ataupun tindakan.

  • Praktek Keagamaan

Setiap agama mempunyai praktek keagamaan seperti puasa, sholat, semedi, kebaktian, dan lain sebagainya.

  • Umat

Setiap ajaran agama akan mempunyai sekelompok pengikut atau pemeluk.

  • Pengalaman keagamaan

Tiap-tiap umat beragama akan memiliki beberapa bentuk pengalaman keagamaan, baik itu pengalaman suci, spiritual, maupun mistik.

Fungsi Lembaga Agama

Berikut merupakan beberapa fungsi utama dari sebuah lembaga agama.

  • Untuk menjadi pedoman hidup.
  • Berperan sebagai sumber kebenaran.
  • Menuntun atas prinsip benar dan salah.
  • Menjadi pengatur tata cara menjalin hubungan antara manusia dengan manusia dan manusia dengan Tuhan.
  • Menjadi pedoman untuk mengungkapkan perasaan persaudaraan dalam sebuah agama yang diwajibkan untuk berbuat baik pada sesama manusia.
  • Berperan sebagai pedoman kepercayaan manusia yang melakukan perbuatan baik dan disertai dengan keyakinan bahwa perbuatannya termasuk kewajiban dari Tuhan, serta yakin bahwa perbuatannya itu akan mendapat balasan pahala dari Tuhan.
  • Menjadi petunjuk yang memvalidasi bahwa pada hakikatnya manusia dapat hidup di dunia ini karena Tuhan menciptakannya.
  • Menjadi wadah untuk mengungkapkan perasaan atas suatu nilai estetika manusia yang relatif menyukai keindahan karena keindahan ialah bagian dari jiwa manusia.
  • Menjadi pedoman untuk memenuhi kepuasan batin melalui hiburan dan rekreasi yang tidak melanggar kaidah beragama.

Tujuan Lembaga Agama

  • Tujuan dibentuknya lembaga agama pada dasarnya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup setiap umatnya.

Sebagai konklusi, lembaga agama merupakan wadah yang disediakan negara kepada masyarakatnya untuk dijadikan sebagai acuan dalam menjalani kehidupan beragama.